MODUL 1
PENGETAHUAN DASAR PEMROGRAMAN
A. TUJUAN
a. Mahasiswa
mengetahui dasar – dasar penulisan program komputer
b. Mahasiswa
memahami struktur bahsa C/C++
c. Mahasiswa
dapat mengetahui dan bisa menggunakan tipe data tertentu dalam pembuatan
program
d. Mahasiswa
bisa memasukan dan mengambil data dari program
B. DASAR TEORI
1. STRUKTUR
BAHASA PEMROGRAMAN C/C++
|
<preprosesor
directive>
{
<statement>;
<statement>;
}
|
|
#include
<iostream.h>
#include
<conio.h>
void
main(){
cout<<"selamat
pagi"<<endl;
getch();
}
|
1.1. Header File
Adalah berkas yang berisi prototype fungsi. definisi konstanta.
dan definisi variable. Fungsi adalah
kumpulan code C yang diberi nama dan ketika nama tersebut dipanggil maka
kumpulan kode tersebut dijalankan.
Contoh
: stdio.h
, iostream.h, conio.h, math.h dll.
1.2. Preprosesor Directive(#include)
Adalah salah satu pengarah prepocessor
directive yang tersedia pada C++. Preprocessor
selalu dijalankan terlebih dahulu pada saat proses kompilasi terjadi. Bentuk umumnya
:
|
#
include<nama_file>
|
Tidak diakhiri dengan tanda semicolon, karena bentuk tersebut
bukanlah suatu bentuk pernyataan, tetapi merupakan prepocessor directive. Baris tersebut menginstrusikan kepada compiler yang menyisipkan file lain dalam hal ini file yang berakhiran .h (file header).
|
# include
<iostream.h>
|
diperlukan
pada program yang melibatkan objek cout
|
|
# include <conio.h>
|
diperlukan
bila melibatkan clrscr(),yaitu perintah untuk
membersihkan layar.
|
|
# include <iomanip.h>
|
diperlukan
bila melibatkan setw() yang bermanfaat untuk
mengatur lebar dari suatu tampilan data.
|
|
# include <math.h>
|
diperlukan
pada program yang menggunkan operasi sqrt ()
yang bermanfaat untuk operasi matematika kuadrat.
|
1.3. Fungsi main ()
Fungsi
ini menjadi awal dan akhir eksekusi program C++. main
adalah
nama judul fungsi. Melihat bentuk seperti itu dapat kita ambil kesimpulan bahwa
batang tubuh program utama berada didalam fungsi main().
Berarti dalam setiap pembuatan program utama, maka dapat dipastikan seorang pemrogram
menggunakan minimal sebuah fungsi. Pembahasan lebih lanjut mengenai fungsi akan
diterangkan kemudian. Yang sekarang coba ditekankan adalah kita menuliskan
program utama kita didalam sebuah fungsi main().
1.4. Statement
Statement
adalah instruksi atau perintah kepada suatu program ketika program itu
dieksekusi untuk menjalankan suatu aksi. Setiap statement diakhiri dengan titik-koma (;).
1.5. Tanda
Semicolon
Tanda
semicolon “ ;
” digunakan untuk mengakhiri sebuah pernyataan. Setiap pernyataan harus
diakhiri dengan sebuah tanda semicolon.
1.6. Komentar
Komentar
tidak pernah dicompile oleh compiler. Dalam C++ terdapat 2 jenis
komentar, yaitu:
Jenis
1 :
/*
Komentar anda diletakkan di dalam ini
Bisa
mengapit lebih dari satu baris */
Jenis
2 ://
Komentar anda diletakkan disini (hanya bisa perbaris)
2.
Tipe
Data C/C++
Pada
umumnya, program komputer bekerja dengan memanipulasi objek(data) di dalam
memori. Objek(data) yang akan diprogram bermacam-macam jenis atau tipenya
misalnya nilai numerik(angka), karakter(huruf), kumpulan karakter, dan
lain-lain.
Suatu
tipe menyatakan jenis data yang akan dimanipulasi dalam program, gunanya untuk
mendefinisikan objek yang akan diprogram. Suatu tipe diacu dari namanya.
Nilai-nilai yang dicakup oleh tipe tersebut dinyatakan dalam domain nilai. Tipe
data dikelompokkan menjadi tipe dasar dan tipe bentukan.
2.1. Tipe Dasar
Tipe
yang dapat langsung dipakai(angka-angka atau karakter) karena sudah
didefinisikan sebelumnya oleh pemeroses bahasa.
2.1.1. Bilangan Bulat
Bilangan yang tidak
mengandung pecahan desimal.
Nama
Tipe : Integer
Domain
Nilai :
Secara teoritis tak
terbatas dari -∞ s.d +∞. Pada algoritma dapat dibatasi tergantung kebutuhan
untuk objek, misalnya untuk jam [0..23]. Dalam implementasinya pada bahasa
pemrograman, tipe integer punya rentang nilai terbatas untuk menghemat memory.
· Contoh
nilai : 300,
0, -1000, 113010038, -24
· Contoh
objek : Nim,
Jam, Menit, Detik
2.1.2. Bilangan Riil
Bilangan yang
mengandung pecahan desimal
Nama Tipe : Real
Domain Nilai : Secara
teoritis tak terbatas dari -∞ s.d +∞.
·
Contoh nilai : 2.8 ,
-0.39, 4.24 , 57.567, -102.00
·
Contoh objek : Nilai ujian
2.1.3. Bilangan Logika
Nama Tipe : Boolean
Domain Nilai : Benar (True--1)
atau Salah (False--0)
Konstanta : True dan
False
2.1.4. Karakter
Karakter
tunggal yang diapit oleh tanda petik satu.
Nama
Tipe : char
Domain
Nilai :
Huruf
alfabet (’a’..’z’ dan ’A’..’Z’)
Tanda
baca (’!’,
’?’ , ’,’ , ’.’)
Angka
’0’
, ’1’ ,..., ’9’
Karakter
khas seperti ’#’ , ’&’ , ’%’ , ’@’ , ’*’ , dan lain-lain.
· Contoh
nilai : ’l’
, ’p’ , ’+’ , ’6’, ’A’
|
Tipe
Dasar
|
Ukuran
Memori (byte)
|
Jangkauan
Nilai
|
Jumlah
Digit Presisi
|
|
Char
|
1
|
-128
hingga +127
|
-
|
|
Int
|
2
|
-32768
hingga +32767
|
-
|
|
Long
|
4
|
-2.147.438.648
hingga 2.147.438.647
|
-
|
|
Float
|
4
|
3,4E-38
hingga 3,4E38
|
6-7
|
|
Double
|
8
|
1.7E-308
hingga 1.7E308
|
15-16
|
|
Long
double
|
10
|
3.4E-4932
hingga 1.1E4932
|
19
|
2.2. Tipe bentukan
Tipe
yang dibentuk(dan diberi nama) dari tipe dasar atau dari tipe lain yang sudah
dikenal, bahkan dapatt didefinisikan sendiri oleh pemrogram. Macam tipe
bentukan :
2.2.1. String (kumpulan karakter) Deretan karakter dengan panjang tertentu
Nama
Tipe : String
Domain
Nilai : Satu atau lebih karakter yang diapit oleh tanda petik tunggal
· Contoh
nilai : ’Apa kabar’, ’Teknik Informatika’, ’A234’, ’Ramayana’,dan lain-lain.
· Contoh
objek : Nama, Alamat
2.2.2.
Tipe Struktur
Suatu
tipe data yang merupakan kumpulan dari tipe data lainnya. Struktur terdiri dari
data yang disebut field. Field – field tersebut digabungkan
menjadi satu tujuan untuk kemudahan dalam operasi.
3. VARIABLE
Variable
adalah
suatu pengenal (identifier) yang digunakan
untuk mewakili suatu nilai tertentu di dalam proses program. Berbeda dengan
konstanta yang nilainya selalu tetap, nilai dari suatu variable bisa diubah-ubah sesuai kebutuhan. Untuk memperoleh nilai
dari suatu variable digunakan
pernyataan penugasan (assignment statement), yang mempunyai sintaks
sebagai berikut :
Nama dari suatu variable dapat ditentukan sendiri oleh pemrogram dengan aturan
sebagai berikut :
1.
Terdiri dari gabungan huruf dan angka
dengan karakter pertama harus berupa huruf. Bahasa C ++ bersifat case-sensitive artinya huruf besar
dan kecil dianggap berbeda. Jadi antara nim,
NIM dan Nim dianggap
berbeda.
2.
Tidak boleh mengandung spasi.
3.
Tidak boleh mengandung simbol-simbol
khusus, kecuali garis bawah (underscore).
Yang termasuk symbol khusus yang
tidak diperbolehkan antara lain: $, ?, %, #, !, &, *, (, ), -, +, =, dan
sebagainya.
4.
Panjangnya bebas, tetapi hanya 32
karakter pertama yang terpakai.
Contoh penamaan variable yang benar : IM, a, x,
nama_mhs, f3098, f4, nilai, budi, dan sebagainya.
Contoh penamaan variable yang salah :%nilai_mahasiswa,
80mahasiswa, rata-rata, ada spasi, penting!, dan sebagainya.
4. OPERATOR
Operator
adalah symbol yang biasa dilibatkan dalam program untuk melakukan sesuatu
operasi atau manipulasi.
4.1. Operator
Penugasan
Operator
Penugasan (assignment operator) dalam bahasa C++ berupa tanda sama
dengan (“=”).
Contoh :
nilai = 80;
A = x * y;
Penjelasan :
variable“nilai”
diisi dengan 80 dan
variable“A”
diisi dengan hasil perkalian antara x dan y.
4.2. Operator
Aritmatika
Operator aritmatika adalah operator yang
digunakan untuk pengolahan aritmatika seperti penjumlahan dua bilangan bulat
atau penjumlahan dua bilangan pecahan, pengurangan dua bilangan bulat atau
pengurangan dua bilangan pecahan, perkalian dua bilangan bulat atau perkalian
dua bilangan pecahan, pembagian dua bilangan bulat atau pembagian dua bilangan
pecahan, mencari sisa pembagian bilangan bulat (modulo), penambahan
nilai variable dengan satu (increment),
dan pengurangan nilai variable dengan
satu (decrement).
|
Operator
|
Deskripsi
|
Contoh
|
|
+
|
Penjumlahan
(add)
|
m + n
|
|
-
|
Pengurangan
(Substract)
|
m - n
|
|
*
|
Perkalian
(Multiply)
|
m * n
|
|
/
|
Pembagian
(Divide)
|
m / n
|
|
%
|
Sisa
Pembagian Integer (Modulus)
|
m % n
|
|
_
|
Negasi
(Negate)
|
-m
|
NB
: Operator seperti operator negasi (-) disebut unary operator, karena membutuhkan hanya
satu buah operand Operator %
(modulus) digunakan untuk mencari
sisa pembagian antara dua bilangan. Misalnya : 9 % 2 = 1, 9 % 3 = 0
|
#include
<iostream.h>
#include <conio.h>
void main(){
int m = 90, n = 50;
cout<<m<<" +
"<<n<<" = "<<m+n<<endl;
cout<<m<<" -
"<<n<<" = "<<m-n<<endl;
cout<<m<<" *
"<<n<<" = "<<m*n<<endl;
cout<<m<<" /
"<<n<<" = "<<m/n<<endl;
cout<<m<<" %
"<<n<<" = "<<m%n<<endl;
cout<<"-"<<m<<" =
"<<-m<<endl;
getch();
}
|
Karena
tipe datanya adalah int, maka 90/50=1, supaya dapat
merepresentasikan nilai yang sebenarnya, gunakan tipe data float. Cara lain penulisan dengan
menggunakan operator aritmatika :
m = m + n ↔ m += n
m = m - n ↔ m -= n
m = m * n ↔ m *= n
m = m / n ↔ m /= n
m = m % n ↔ m %= n
4.3. Operator
Hubungan (perbandingan)
Operator
Hubungan digunakan untuk membandingkan hubungan antara dua buah operand (sebuah
nilai atau variable). Operator
hubungan dalam bahasa C++
|
Operator
|
Arti
|
Contoh
|
|
|
==
|
Sama
dengan (bukan assignment)
|
x==y
|
Apakah
x sama dengan y
|
|
!=
|
Tidak
sama dengan
|
x!=y
|
Apakah
x tidak sama dengan y
|
|
>
|
Lebih
besar
|
x>y
|
Apakah
x lebih besar dari y
|
|
<
|
Lebih
kecil
|
x<y
|
Apakah
x lebih kecil dari y
|
|
>=
|
Lebih
besar atau sama dengan
|
x>=y
|
Apakah
x lebih dari sama dengan y
|
|
<=
|
Lebih
kecil atau sama dengan
|
x<=y
|
Apakah
x kurang dari sama dengan y
|
|
#include
<iostream.h>
#include <conio.h>
void main (){
int m = 6, n = 10;
if (m == n){
cout<<m<<"sama
dengan"<<n<<endl;
}
else if(m != n){
cout<<m<<"tidak sama
dengan"<<n<<endl;
}
else if(m > n){
cout<<m<<"lebih besar
dari"<<n<<endl;
}
else if(m < n)
{
cout<<m<<"lebih kecil
dari"<<n<<endl;
}
getch ();
}
|
4.4. Operator
Naik dan Turun ( increment dan decrement )
Operator increment ↔ ++
Operator decrement↔ --
Catatan:
untuk
operator ++ dan -- adalah salah
satu contoh operator yang hanya memerlukan satu operand (unary operator). Operator ++
dan --
akan
menyatakan operasi yang berbeda jika operator diletakkan sebelum atau sesudah operand.
|
#include
<iostream.h>
#include
<conio.h>
void main() {
int
m = 55, n = 77;
cout<<"m
= "<<m<<", n = "<<n<<endl;
++m;--n;
cout<<"m
= "<<m<<", n = "<<n<<endl;
m++;n--;
cout<<"m
= "<<m<<", n = "<<n<<endl;
getch();
}
|
4.5. Operator
Logika
Operator logika adalah operator yang
digunakan untuk membandingkan dua buah nilai logika. Nilai logika adalah nilai
benar atau salah. Jika sebelumnya pada operator relasi yang dibandingkan adalah
nilai dari data apakah benar (1) ataukah salah (0), maka pada operator logika
bisa dikatakan yang dibandingkan adalah logika hasil dari operator relasi.
|
Operator
|
Fungsi
|
Contoh
|
Hasil
|
Penjelasan
|
|
!
|
NOT
|
!(5>4)
|
0 (salah)
|
Fungsi NOT digunakan untuk membalik hasil
logika.
|
|
&&
|
AND
|
(3>=3)&&(2 !=(4/2))
|
0 (salah)
|
Fungsi AND akan memberikan nilai benar (1)
jika kedua nilai logika yang dibandingkan bernilai benar (1).
|
|
||
|
OR
|
(3>=3)||(2 != (4/2))
|
1 (benar)
|
Fungsi OR akan memberikan nilai benar (1)
jika salah satu nilai logika yang dibandingkan bernilai benar (1).
|
|
A
|
B
|
!B
|
A&&B
|
|
|
|
1
|
1
|
0
|
1
|
1
|
|
|
1
|
0
|
1
|
0
|
1
|
|
|
0
|
1
|
0
|
0
|
1
|
|
|
0
|
0
|
1
|
0
|
0
|
|
#include <stdio.h>
#include <conio.h>
main() {
printf("%d", ! (5 > 4));
printf("\n%d", (3 >= 3) && (2
!= (4/2)));
printf("\n%d",(3
>= 3) || (2 != (4/2)));
getch();
}
|
4.6. Operator Bitwise
Operator bitwise digunakan untuk memanipulasi bit-bit dari nilai data yang
ada di memory.
|
Operator
|
Fungsi
|
Contoh
|
Penjelasan
|
|
&
|
AND
|
A&B
|
AND bitwise dari A dan B
|
|
|
|
OR
|
A | B
|
OR bitwise dari A dan B
|
|
^
|
XOR
|
A ^ B
|
XOR bitwise dari A dan B
|
|
~
|
Complement 1
|
~ A
|
Mengubah bit
0 menjadi 1,dan sebaliknya
|
|
>>
|
Shift right
|
A >> 2
|
Bit-bit dari
A digeser ke kanan sebanyak 2 posisi bit
|
|
<<
|
Shift left
|
B << 1
|
Bit-bit dari
B digeser ke kiri sebanyak 1 posisi bit
|
|
#include <iostream.h>
#include <conio.h>
void main(){
int
m = 78, n = 23;
cout<<m<<"
<<2"<<" = "<<(m<<2)<<endl;
cout<<m<<"
>>2"<<" = "<<(m>>2)<<endl;
cout<<m<<"
& "<<n<<" = "<<(m&n)<<endl;
cout<<m<<"
| "<<n<<" = "<<(m|n)<<endl;
cout<<m<<"
^ "<<n<<" = "<<(m^n)<<endl;
cout<<"
~ "<<m<<" = "<<~m<<endl;
getch();
}
|
C. PERMASALAHAN
1.
Buatlah
program untuk mengkonversikan satuan km kedalam satuan m dan satuan inchi kedalam cm, dimana 1 km = 1000 m dan 1 inchi = 2,54 cm (untuk input-an
bilangannya secara statis).
|
#include
<iostream.h>
#include <conio.h>
void main (){
//a adalah nilai km
float a = 3;
//b adalah nilai inchi
float b = 4;
float km = 1000;
float inchi = 2.54;
float c, d;
c = a * km;
d = b * inchi;
cout<<a<<" km =
"<<c<<" m"<<endl;
cout<<b<< " inchi =
"<<d<<" cm"<<endl;
getch ();
}
|
2.
Buatlah
program untuk mengkonversikan satuan km kedalam satuan m dan satuan m kedalam satuan cm dengan menggunakan satu variable yang di input-kan
secara dinamis dimana 1 km = 1000 m dan 1 m = 100
|
#include <iostream.h>
#include <conio.h>
void main (){
float a, b, c;
float km = 1000;
float m = 100;
cout<<"Masukkan nilai yang akan
dikonversikan ";
cin>>a;
b = a * km;
c = b * m;
cout<<a<<" km =
"<<b<<" m"<<endl;
cout<<b<<" m =
"<<c<<" cm"<<endl;
getch();
}
|
D. ANALISIS
DATA
1.
Permasalahan 1
|
#include
<iostream.h>
#include <conio.h>
|
Penggalan script di atas merupakan file header dari program tersebut.
File
header mengandung beberapa
fungsi atau perintah yang akan digunakan dalam program. File header ini sangat penting, karena beberapa perintah tidak akan
dapat dijalankan jika file header
yang mendukung perintah tersebut tidak ditulis dalam program. File header ini memiliki ciri berakhiran
“.h” dan
diarahkan oleh preprocessor dirrective
#include sebagai gambaran kepada compilator
bahwa beberapa fungsi yang terdapat dalam file
header tersebut diikutkan dalam pembuatan program.
File header yang
digunakan dalam permasalah tersebut, yaitu:
· #include <iostream.h>
File header ini
diperlukan jika program yang kita buat melibatkan cout dan cin, dimana dalam program ini cout diartikan sebagai output yang akan ditampilkan setelah
program di compile dan cin diartikan sebagai input untuk data yang akan di compile.
· #include <conio.h>
File header ini
diperlukan untuk membaca perintah getch () yaitu untuk menunda tampilan program (output)
langsung tertutup setelah di compile.
|
void main (){
|
Penggalan script diatas merupakan fungsi utama
yang pertama kali akan dieksekusi.
· void main() merupakan
fungsi utama yang tidak memiliki nilai balik.
· { merupakan operator penunjuk awal dari fungsi main ()
|
//a adalah nilai km
float a = 3;
//b adalah nilai inchi
float b = 4;
float km = 1000;
float inchi = 2.54;
float c, d;
|
·
- //a adalah niali km
- //b adalah nilai inchi
Hanya sebagai komentar, tidak akan pernah di-compile oleh compiler.
· float a = 3 merupakan pendeklarasian
variable bertipe float dengan nilai input-an sama dengan 3. float b = 4 merupakan
pendeklarasian variable bertipe float dengan nilai input-an sama dengan 4.
· float km = 1000 merupakan
pendeklarasian variable bertipe float dimana variable km bernilai 1000.
· float inchi = 2.54 merupakan
pendeklarasian variable bertipe float dimana variable inchi bernilai 2.54.
· float c, d merupakan
pendeklarasian variable bertipe float. Tipe data float digunakan untuk bilangan decimal dengan rentang nilai 3,4e-38
hingga 3,4e38.
· ; merupakan tanda
semicolon yang terdapat
diakhir pernyataan (statement) untuk
menyatakan akhir dari statement
tersebut dalam program.
|
c =
a * km;
d = b * inchi;
|
Penggalan script merupakan perhitungan konversi
dari km ke m dan inchi ke cm.
· c = a * km; merupakan pendeklarasian variable c dimana nilainya didapat dari perhitungan hasil kali nilai a dengan nilai km.
· d = b * inchi; merupakan pendeklarasian variable d dimana nilainya didapat dari perhitungan hasil kali nilai b dengan nilai inchi.
|
cout<<a<<"
km = "<<c<<" m"<<endl;
cout<<b<< " inchi =
"<<d<<" cm"<<endl;
|
·
cout<<a<<” km = “<<c<<” m <<endl; untuk menampilkan hasil konversi ke layar bahwa
nilai a
kilometer sama dengan nilai dari perhitungan c yaitu a * km.
· cout<<b<<” inchi = “<<d<<” cm <<endl; untuk menampilkan hasil konversi ke layar bahwa
nilai b
kilometer sama dengan nilai dari perhitungan d yaitu b * inchi.
|
getch();
}
|
·
getch(); merupakan statement
penundaan dimana tampilan program tidak akan langsung tertutup.
· } merupakan akhir dari sebuah program.
Cara
kerja program:
Dalam program tersebut input data dilakukan secara statis
maksudnya nilai data di-input-kan
saat menuliskan kode program. Dalam program diatas variable a diberi nilai 3 dan variable b diberi nilai 4. Saat compile berlangsung, compiler
pertama kali akan mengeksekusi fungsi main (), lalu menjalankan statement-statement dalam fungsi tersebut secara sekuensial yang
dimulai dengan mendeklarasikan variable-variable
dalam program lalu melakukan konversi nilai dimana c = a * km; dan d = b * inchi;. Jika hasil
dari pengeksekusian tidak error, maka
compiler akan menampilkan hasil
konversi pada layar monitor.
2.
Permasalahan 2
|
#include
<iostream.h>
#include <conio.h>
|
Penggalan script di atas merupakan file header dari program tersebut.
File
header mengandung beberapa
fungsi atau perintah yang akan digunakan dalam program. File header ini sangat penting, karena beberapa perintah tidak akan
dapat dijalankan jika file header
yang mendukung perintah tersebut tidak ditulis dalam program. File header ini memiliki ciri berakhiran
“.h” dan
diarahkan oleh preprocessor dirrective
#include sebagai gambaran kepada compilator
bahwa beberapa fungsi yang terdapat dalam file
header tersebut diikutkan dalam pembuatan program.
File header yang
digunakan dalam permasalah tersebut, yaitu:
· #include <iostream.h>
File header ini diperlukan jika program yang kita buat melibatkan cout dan cin, dimana dalam program ini cout diartikan sebagai output yang akan ditampilkan setelah
program di compile dan cin diartikan sebagai input untuk data yang akan di compile.
· #include <conio.h>
File header ini diperlukan
untuk membaca perintah getch () yaitu untuk tampilan program (output)
langsung tertutup setelah di compile.
|
void main (){
|
Penggalan script diatas merupakan fungsi utama
yang pertama kali akan dieksekusi.
· void main() merupakan
fungsi utama yang tidak memiliki nilai balik.
· { merupakan operator penunjuk awal dari fungsi main ()
|
float a, b, c;
float km = 1000;
float m = 100;
|
·
float a, b, c, merupakan
pendeklarasian variable bertipe float. Tipe data float digunakan untuk bilangan decimal dengan rentang nilai 3,4e-38
hingga 3,4e38.
· float km = 1000 merupakan
pendeklarasian variable bertipe float dimana variable km bernilai 1000.
· float m = 100 merupakan
pendeklarasian variable bertipe float dimana variable m bernilai 100.
· ; merupakan tanda semicolon yang terdapat diakhir pernyataan (statement) untuk menyatakan akhir dari statement tersebut dalam
program.
|
cout<<"Masukkan
nilai yang akan dikonversikan ";
cin>>a;
|
· cout<<"Masukkan nilai yang akan dikonversikan "; akan menampilkan “Masukkan nilai yang akan
dikonversikan “ saat program di-compile.
· cin>>a; akan menyimpan
nilai dari variable a yang
sudah di-input.
|
b = a * km;
c = b * m;
|
Penggalan script merupakan perhitungan konversi
dari km ke m dan m ke cm.
· b = a * km; merupakan pendeklarasian variable b dimana nilainya didapat dari perhitungan hasil kali nilai a dengan nilai km.
· c = b * m; merupakan pendeklarasian variable c dimana nilainya didapat dari perhitungan hasil kali nilai b dengan nilai m.
|
cout<<a<<" km =
"<<b<<" m"<<endl;
cout<<b<<" m =
"<<c<<" cm"<<endl;
|
· cout<<a<<” km = “<<b<<” m <<endl; untuk menampilkan hasil konversi ke layar bahwa
nilai a
kilometer sama dengan nilai dari perhitungan b yaitu a * km.
· cout<<b<<” m = “<<c<<” cm <<endl; untuk menampilkan hasil konversi ke layar bahwa
nilai b
kilometer sama dengan nilai dari perhitungan c yaitu b * m.
|
getch();
}
|
·
getch(); merupakan statement
penundaan dimana tampilan program tidak akan langsung tertutup.
· } merupakan akhir dari sebuah program.
Cara
kerja program:
Dalam program tersebut input data dilakukan secara dinamis maksudnya
nilai data di-input-kan saat program
dijalankan. Dalam program diatas nilai input
ditampung pada variable a. Compiler pertama kali akan mengeksekusi
fungsi main (), lalu menjalankan statement-statement
dalam fungsi tersebut yang dimulai dengan mendeklarasikan variable-variable dalam program, lalu melakukan konversi nilai
dimana b = a * km; dan c = b * m;. Jika hasil dari pengeksekusian tidak error, maka compiler akan menampilkan hasil konversi pada layar monitor.
E. KESIMPULAN
Dalam praktikum Modul 1 Pengetahuan Dasar Pemrograman, dapat disimpulkan
bahwa:
1.
Struktur
bahasa dalam penulisan program tersebut terdiri dari tiga bagian:
·
File header
Adalah berkas yang berisi prototype
fungsi, definisi konstanta dan definisi variable.
File header yang digunakan antara lain:
a.
#include
<iostream.h> diperlukan
jika program yang kita buat melibatkan cout dan cin.
b.
#include <conio.h> diperlukan untuk membaca perintah getch ().
·
Fungsi main ()
Ada dua jenis fungsi utama yang terdapat dalam pemrograman C++, yaitu
fungsi int main () dan void main ().
a.
Int main () adalah fungsi utama dari sebuah
kode bahasa C. Fungsi ini memberikan nilai balik menurut tipe datanya.
b.
void main () adalah fungsi yang tidak memberikan nilai balik.
·
Statement
Adalah instruksi atau perintah kepada suatu program ketika program itu
dieksekusi untuk menjalankan suatu aksi yang diakhiri dengan tanda semicolon (;).
2.
Tipe data
menyatakan jenis data yang akan dimanipulasi dalam program. Terdapat beberapa
tipe data dasar, diantaranya:
·
Char yaitu tipe data
berkarakter tunggal yang memiliki ukuran memori satu byte dengan jangkauan nilai -128 hingga +127.
·
int yaitu tipe data yang tidak mengandung pecahan desimal yang memiliki
ukuran memori dua byte dengan rentang
nilai -32768 hingga +32768.
·
long yaitu tipe data dengan
ukuran memori empat byte dengan
rentang nilai -2.147.438.648 hingga 2.147.438.647.
·
float yaitu tipe data yang
mengandung pecahan atau bilangan desimal yang memiliki ukuran memori empat byte dengan jangkauan nilai 3,4e-38 hingga 3,4e38. Tipe data inilah
yang digunakan dalam program diatas.
·
double yaitu tipe data yang
memiliki ukuran memori delapan byte dengan
jangkauan nilai 1.7e-308 hingga 1.7e308.
·
long double yaitu tipe data yang
memiliki ukuran memori 10 byte dengan
jangkauan nilai 3.4e-4932 hingga 1.1e4932.
3.
Variable adalah suatu pengenal (identifier) yang digunakan untuk
mewakili suatu nilai tertentu didalam proses program.
4.
Operator adalah simbol yang biasa dilibatkan dalam program untuk
melakukan suatu operasi atau manipulasi. Operator yang digunakan dalam program
tersebut diantaranya:
·
Operator
penugasan (Assignment Operator) berupa tanda sama dengan (“=”).
·
Operator
aritmetika adalah operator yang digunakan untuk pengolahan aritmetika. Operator
aritmetika antara lain:
a.
Penjumlahan (add)
/ ( + )
b.
Pengurangan (substract) / ( - )
c.
Perkalian (multiply) / ( * )
d.
Pembagian (divide) / ( : )
DAFTAR PUSTAKA
Utama, Ditdit
N., Widyanti Riya.2005. “Algoritma dan Pemrograman dengan Borland C++”. Graha
Ilmu:Yogyakarta.
Anonymous.
“Struktur Pemrograman Bahasa C” http://www.kangarif.com/2012/12/struktur-pemrograman-bahasa-c.html:
(diakses 17 Desember 2014, 22:00 WITA).
Frieyadie. 2006. “Panduan pemrograman C++”. Penerbit Andi: Yogyakarta.
Terimakasih informasinya gan
BalasHapus